
Bid, offer, dan spread
Bid adalah antrean beli, sedangkan offer adalah antrean jual. Harga bid tertinggi dan offer terendah membentuk spread. Spread tipis biasanya memudahkan transaksi terjadi, sementara spread lebar meningkatkan biaya masuk dan keluar secara implisit.
Jumlah lot pada satu tingkat harga menunjukkan order yang sedang menunggu, bukan transaksi yang sudah selesai. Order dapat ditambah, dipindah, atau dibatalkan sebelum bertemu lawan transaksi.
Depth lebih penting daripada satu baris
Jangan hanya melihat best bid dan best offer. Periksa beberapa tingkat harga untuk memahami kedalaman pasar. Antrean besar yang tersebar di banyak level berbeda dari satu tembok order pada satu harga.
- Bandingkan total lot sisi bid dan offer.
- Amati perubahan antrean dari waktu ke waktu.
- Periksa apakah order besar bertahan ketika harga mendekat.
- Cocokkan perubahan depth dengan transaksi di Running Trade.
Antrean besar belum tentu dukungan nyata
Order besar dapat mencerminkan minat, tetapi juga dapat dibatalkan. Karena itu, jangan langsung menyebutnya support atau resistance. Bukti menjadi lebih kuat ketika antrean tetap bertahan, menyerap transaksi berulang, dan terlihat pada eksekusi aktual.
Membaca antrean per harga
Pada saham aktif, posisi waktu dalam antrean dapat memengaruhi peluang order tereksekusi. Informasi lot, nilai, profil ukuran, dan status order membantu menilai bagaimana satu level harga terbentuk. Tetap ingat bahwa klasifikasi ritel atau big money berdasarkan ukuran adalah estimasi, bukan identitas investor.
Urutan pemeriksaan yang sehat
- Periksa spread dan likuiditas dasar.
- Lihat depth beberapa tingkat harga.
- Amati perubahan antrean, bukan hanya snapshot.
- Cocokkan dengan Running Trade.
- Periksa chart dan kondisi pasar yang lebih luas.
Orderbook berguna untuk memahami struktur antrean jangka pendek, tetapi keputusan tetap perlu konteks risiko dan rencana transaksi.